Jika tidak mengikuti perkembangan strategi advertising yang sedang berkembang dipasaran tentunya akan tertinggal tidak bisa berkembang dan kalah dalam sebuah persaingan bisnis. Bagi para pelaku bisnis baru haruslah memahami dan mengetahui bagaimana cara memasarkan produk yang benar. JAKARTA – Kini, minum kopi tak hanya sekadar kebutuhan namun juga merepresentasikan gaya hidup seseorang. Maka tak heran bila tren minum kopi kian meningkat di period milenial.

Hal ini tentu menjadi lebih menarik dan bisa menjadi signature espresso kedai milikmu. Apabila para pelaku bisnis merasa nyaman dengan strategi yang mereka gunakan maka akan mengalami ketertinggalan. Untuk itu perlu untuk terus mengupgrade dan mengevaluasi setiap strategi yang digunakan.

Hal ini untuk tetap menjaga sinergitas antar pelaku industri bahan baku kedai kopi yang semua proses produksinya tersendat akibat pandemi covid-19. Untuk menjawab tren dan kebutuhan kedai kopi, TOFFIN menawarkan pilihan produk dan jasa yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Tak seperti kedai kopi pada umumnya yang harus memiliki lokasi tetap, MOPI justru ditawarkan secara mobile atau berpindah tempat dengan tujuan mencari lokasi yang tepat. Adapun kendaraan yang digunakan untuk menjajakan kopi adalah Bajaj.

Anda bisa menggunakan bicycle coffe, car-coffe, hingga truck coffe untuk menjalankan bisnis ini. Mengusung tema ala pedagang kaki lima, tak heran jika usaha kedai kopi yang satu ini mulai dilirik para penbisnis karena berbagai keuntungan yang dihadirkanya. Kedai kopi yang baik setidaknya harus mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjungnya. Mulai dari tempat yang bagus, ruang yang luas hingga disediakannya wifi. Konsep yang menarik ini menjadi point utama agar usaha Anda tetap ramai pengunjung.

Jangan lupa simak suguhan buku A to Z Memulai dan Mengelola Usaha Kedai Kopi yang bisa segera kamu temukan di toko buku Gramedia dan toko buku daring pilihan Agromate. Seperti halnya bisnis makanan, menentukan posisi lokasi kedai juga bisa menjadi parameter keberhasilan sebuah bisnis. Misalnya dengan melihat daerah perkantoran, kedekatan dengan mall, pasar, sekolah, dan akses jalan besar. Buku A to Z Memulai dan Mengelola Kedai Kopi, disusun oleh dua pakar yang berpengalaman di dunia kopi.

Bisnis kedai kopi

Modal bisnis ini diperlukan untuk menyewa tempat, membeli mesin dan peralatan untuk membuat kopi, membeli gelas dan sendok, serta membeli bahan baku seperti biji kopi, susu, sirup. Pertumbuhan bisnis ini didukung juga dengan berbagai penawaran kedai kopi yang semakin beragam. Data Nielsen menunjukan bahwa penawaran kedai kopi kini dilakukan melalui beberapa saluran seperti SMS, Grabfood/Gofood, Instagram, Facebook dan media sosial lainnya. Variasi kopi domestik yang beragam seperti kopi Sidikalang, Gayo, Besemah, Flores, Lampung, dan lain-lain juga memperkuat kecintaan konsumen terhadap kopi lokal. Dan karena minum kopi sudah menjadi gaya hidup sehari-hari, maka ini tidak dapat dihilangkan begitu saja (seperti yang biasanya terjadi pada tren-tren lain). Seperti yang sudah diketahui, jika usaha kedai kopi memiliki pemasaran maupun pangsa pasar yang sangat luas.