Menurutnya, banyak pelaku usaha yang ragu merambah pasar ekspor karena berpikir bahwa ekspor harus dalam jumlah besar dan membutuhkan berbagai dokumen yang pengurusannya sangat berbelit-belit. Sulit atau mudahnya melakukan ekspor relatif tergantung pada persyaratan yang perlu dipersiapkan seperti legalitas dan dokumen ekspor. Banyaknya dokumen ekspor yang diperlukan tergantung pada produk atau komoditas yang akan diekspor, prosedur di negara tujuan, dan permintaan dari pembeli yang pastinya berkaitan dengan perusahaannya. Kecuali NPWP, beberapa daerah sudah menerapkan sistem online untuk ketiga dokumen di atas, dengan catatan berkas dan persyaratan yang diminta sudah lengkap. Tips untuk mempermudah proses ekspor yaitu sebaiknya semua informasi selaras, baik dari nama perusahaan, alamat perusahaan, dll karena terkadang lamanya proses disebabkan beberapa data dokumen satu dengan yang lain tidak sesuai/selaras.

Dimana ia mulai gencar melakukan ekspor produk batik buatannya ke negara Spanyol, Amerika Serikat dan Jepang. Menurutnya bisnis ekspor batik ke negara Jepang mampu menghasilkan untung bersih sebesar Rp 200 juta per bulan. Belum lagi ditambah keuntungan usaha ekspor batik ke negara Amerika Serikat dan Spanyol yang lebih besar lagi. Inilah yang menjadikan bisnis eksportir batik sangat menjanjikan dan menguntungkan sekali untuk dijalani. Seperti yang telah disampaikan diatas, pelaku usaha wajib paham terhadap aturan yang berlaku sebelum melakukan kegiatan ekspor impor untuk menghindari masalah dan kerugian dipihak pengusaha nantinya.

Di facebook kita juga bisa bergabung dengan komunitas importir internasional juga, sehingga akan mempermudah masuk ke market mereka. Untuk mengatasinya UKM perlu mengakses permodalan dari lembaga pembiayaan, seperti bank. Contohnya, sebuah usaha kerajinan rumahan bisa fokus menggarap satu mannequin atau jenis kerajinan tertentu dan cukup melayani permintaan konsumen tertentu untuk bisa mendapatkan keuntungan. Karena struktur organisasinya masih ramping, UKM bisa menyalurkan ide-ide secara kreatif dan inovatif dengan leluasa.

Karena jika tidak, ada sanksinya yang dapat mencabut izin usaha pelaku usaha. “Pelaku usaha juga belum memanfaatkan keberadaan lembaga pemerintah di dalam dan luar negeri untuk mempromosikan produk serta berkonsultasi terkait peluang pasar,” imbuhnya. Meskipun sudah banyak pelatihan diupayakan pemerintah untuk mendorong ekspor produk, Ari mengakui masih banyak kendala lain yang dihadapi para pelaku usaha. Berikut sekilas tentang prosedur dan mekanisme ekspor sebagaimana disampaikan oleh Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan Ari Satria. Ada empat langkah yang harus ditempuh pelaku usaha hingga produknya bisa diekspor, yakni persiapan administrasi, legalitas sebagai eksportir, persiapan produk ekspor, dan persiapan operasional.

Di antaranya pembangunan fasilitas pelabuhan, peningkatan investasi di bidang perikanan, melaksanakan pengawasan sumber daya ikan dan kapal perikanan serta mendukung kebijakan PNBP pasca-produksi. Apalagi ikan bandeng dan jenis ikan demersal saat ini menjadi produk ekspor primadona dari SKPT Sebatik yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia. “Kami juga melakukan pelatihan, pendampingan, sertifikasi produk, dan kemudahan akses pembiayaan, akses pasar domestic dan intrnasional. Karena ekspor juga nanti akan banyak produk pangan, karena permintaan dunia mengarah ke sana,” pumgkasnya.

Usaha Ekspor

Selain menjamin kualitas dan mutu, lanjut , produksi perikanan tangkap, perikanan budidaya, dan pengolahan hasil perikanan harus didorong untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kita, khususnya dimasa pandemi ini. Sedangkan API/P hanya dapat mengimpor barang modal dan bahan baku/penolong untuk keperluan proses produksinya sendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Secara umum persyaratan untuk ekspor harus memiliki surat izin atau disebut dokumen perusahan yang menyatakan legalitas perusahaan. Menurut Direktur Fasilitas Ekspor Impor Kementerian Perdagangan Nusa Eka, berdasarkan pencapaian Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I, Kemendag telah merampungkan 25 peraturan yang memangkas forty five jenis perizinan. Persyaratan perizinan yang bersifat tumpang tindih dihapus sehingga mengurangi beban birokrasi yang harus dilalui pelaku usaha. Kemenkop UKM juga terus berupaya untuk mendorong ekspor produk UMKM dengan melakukan pendekatan yang terintegrasi agar UMKM dapat berdaya saing dan berkompetisi.

Anda harus mencari tahu dan menentukan barang apa yang harus anada ekspor agar memperoleh omset besar. Anda bisa shopping di Internet, ikut forum bisnis, bertanya kepada pengusaha ekspor, atau apapun yang bisa anda lakukan. Anda juga bisa mencari tahu tentang tren-tren terbaru atau produk apa yang sedang booming dan dibutuhkan masyarakat . Bisnis ini merupakan bisnis yang menguntungkan dan menjanjikan Apalagi untuk pengusaha yang tinggal daerah-daerah dekat pelabuhan yang banyak disinggahi oleh kapal barang. Pendek kata, salah satu barang buatan dalam negeri yang diterima sangat baik oleh pasar luar negeri adalah produk furniture, produk kerajinan kulit dan produk alas kaki terutama dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki kualitas sangat baik.

Sobat jangan pernah mencoba untuk pergi ke luar negeri dalam rangka mengikuti pameran perdagangan atau kegiatan promosi dagang sebelum mengetahui dengan pasti keinginan dan kebutuhan konsumen di sana. Apalagi produk yang dijual berupa sepatu, fashion, kerajinan tangan, tas, garmen, tekstil dan lain sebagainya yang mode dan development berlangsung sangat cepat. Siapkan diri dan juga produk Anda dengan baik, agar Anda bisa menembus pasar luar negeri dan mengatasi ketatnya persaingan bisnis untuk produk yang akan Anda pasarkan.

Pastikan Anda mempelajari dan menjalankan bisnis ini dengan langkah yang tepat, sehingga segala sesuatunya bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, bangun juga jaringan bisnis Anda dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh lembaga-lemabga tersebut, di mana Anda bisa bertemu dan berinteraksi dengan pebisnis lainnya yang sama seperti Anda. Bawa produk terbaik Anda dan temukan peluang yang baik di pameran yang tepat. Tidak jarang, berbagai macam fasilitas pameran dagang luar negeri berupa sales space dan enterprise matching disediakan untuk pengusaha tak terkecuali UMKM.

Selain itu, Fahmi juga mengatakan bahwa tidak sedikit diantara perusahaan forwarder yang juga menawarkan jasa undername. Biasanya, jasa undername atau pinjam “bendera usaha” ini digunakan oleh eksportir pemula yang belum memiliki legalitas perusahaan. Untuk menggunakan jasa forwarder, biaya yang dikeluarkan sekitar Rp6 juta, tetapi nilai tersebut bisa dimasukkan dalam biaya pengiriman yang ditanggung oleh pembeli. Saat ini, Fahmi sendiri telah mengekspor rata-rata sekitar empat container pinang per bulan ke sejumlah Negara seperti Thailand, Myanmar, Pakistan, Bangladesh, hingga Saudi Arabia.